ASISTENSI CEISA 4.0 LAYANAN EKSPOR

 
Sidoarjo - Usai penetapan mandatory pengimplementasian CEISA 4.0 Layanan Impor pada Desember 2020 lalu, kini giliran CEISA 4.0 Layanan Ekspor siap untuk diimplementasikan. Selasa (16/08/2022) Bea Cukai Juanda bekerjasama dengan Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai (Dir. IKC) serta Bea Cukai Ngurah Rai menggelar Asistensi Piloting CEISA 4.0 Layanan Ekspor kepada eksportir dan Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK). Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dan diikuti oleh perusahaan yang telah ditunjuk berdasarkan keputusan kepala kantor untuk melaksanakan uji coba terbatas terhadap CEISA 4.0 Layanan Ekspor.
Memulai kegiatan, Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Himawan Indarjono menyambut hangat para peserta. Berbagai upaya perbaikan dan penyempurnaan sistem terus dilakukan Bea Cukai untuk meningkatkan pelayanan sekaligus menyongsong era teknologi 4.0. “CEISA 4.0 ini dihadirkan Bea Cukai dalam rangka menjawab tantangan dinamika proses bisnis perdagangan internasional”. Bea Cukai Juanda dan Bea Cukai Ngurah Rai merupakan kantor pertama yang ditunjuk DJBC untuk mengimplementasikan terobosan sistem ekspor terbaru ini.
Perubahan adalah suatu keniscayaan, perkembangan modul ekspor menuju CEISA 4.0 merupakan sebuah tuntutan kemajuan zaman dan perkembangan teknologi yang harus dilakukan dan dihadapi bersama. Hal tersebut juga merupakan bagian transformasi menuju single core. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Seksi Manajemen Layanan dan Teknologi Informasi, Oky Singgih Nugroho hadir sebagai narasumber. Oky menyampaikan arahan implementasi piloting terbatas CEISA 4.0 “Agenda awal asistensi ini adalah untuk pelatihan & memastikan penggunaan CEISA 4.0 Layanan Ekspor dapat berjalan lancar”. Pada prinsipnya, single core system merupakan penyatuan beberapa sistem utama CEISA yang selama ini terpisah, simplifikasi, integrasi, personalisasi, serta penggunaan big data platform untuk memenuhi kebutuhan analisis.
Berikutnya, pelatihan dan pengarahan dilanjutkan oleh Tika Ainun, Tim Dir IKC. Beberapa informasi terkait teknis penggunaan sistem disampaikannya, seperti standar minimal device dan browser, serta fitur-fitur dalam pengajuan dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). Melalui pelatihan ini para peserta dipandu secara langsung untuk mengenal dan membuat dokumen PEB. Baik peserta maupun narasumber aktif saling berbagi informasi serta memberikan solusi, saran dan masukan atas pengimplementasian CEISA 4.0 Layanan Ekspor. Tak berhenti dalam acara hari ini, asistensi akan terus diberikan kepada para peserta secara daring melalui grup telegram. Nantinya, pada akhir bulan Augustus mendatang akan diselenggarakan bimbingan secara tatap muka oleh Tim IKC.
Semoga melalui upaya ini proses bisnis kepabeanan khususnya dibidang ekspor dapat semakin lancar, modern dan mempermudah seluruh operator ekonomi pelaku perdagangan internasional.