PRESS CONFERENCE TINDAKAN MELANGGAR HUKUM MENGHINDARI PEMBAYARAN CUKAI

PRESS CONFERENCE TINDAKAN MELANGGAR HUKUM MENGHINDARI PEMBAYARAN CUKAI

Kamis, 14 Agustus 2014, KPPBC TMP Juanda mengadakan Press Conference tindakan melanggar hukum yang bertujuan menghindari pembayaran cukai untuk Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) Jenis Rokok sebanyak 4 (empat) kali penindakan sampai dengan 05 Agustus 2014 yang dilakukan olehSeksi Penindakan dan Penyidikan (P2) Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Juanda.

 

Adapun penindakan yang dilakukan adalah sebagai berikut:

a) Penindakan Pertama

19 Mei 2014, Petugas Bea dan Cukai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Juanda berhasil menggagalkan upaya pengangkutan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) Jenis Rokok SKM dari salah satu Jasa Ekspedisi dengan rincian : 30 (Tiga Puluh) karton yang tiap karton berisi 4 Ball @ 20 Slop @ 10 Pak isi 20 Batang dengan Merk “MONTE CARLO”.Atas rokok tersebut telah dilekati pita cukai bekas tanpa personalisasi jenis SKT dengan HJE Rp.9.300,00 isi 16 Batang. Terhadap rokok yang dilekati pita cukai bekas tersebut diperkirakan nilai cukainya Rp.117.600.000,00 (Seratus Tujuh Belas Juta Enam Ratus Ribu Rupiah). Pemilik barang diduga melanggar pasal 14 ayat 1 dan 7 serta pasal 55 huruf (c) Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang cukai sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 39 tahun 2007. Atas penindakan tersebut tidak diketemukan tersangka dan nama perusahaan yang tercantum dalam bungkus rokok tersebut tidak terdaftar dalam Sistem Aplikasi Cukai Sentral (SAC-S).

b) Penindakan Ke Dua

21 Juni 2014 tersebut, Petugas Bea dan Cukai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Juanda berhasil menegah Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) di Jalan Kedungpandan, Jabon, Surabaya. Atas penegahan tersebut didapatkan : 79 (Tujuh Puluh Sembilan) Ball terdiri dari 40 Ball Rokok SKM Merk “BLACKBERRY” @ 20 Slop @ 10 Bungkus @ 20 Batang dan 39 Ball rokok Merk “NEW MZ” @ 10 Slop @ 10 Bungkus @ 10 Batang. Rokok tersebut diangkut serta dikemas dalam kemasan siap jual dengan dilekati pita cukai palsu dan/atau bekas. Atas penindakan tersebut diketahui bahwa seseorang yang memproduksi barang tersebut berinisial “JPR”. Dalam penindakan tersebut juga dilakukan penegahan terhadap sarana pengangkut yang digunakan untuk mengangkut Rokok tersebut, yakni mobil jenis minibus merek “APV” dengan Nomor Pol.......... Terhadap rokok yang dilekati pita cukai palsu dan/atau bekas tersebut diperkirakan nilai cukainya Rp.48.755.000,00 (Empat Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Lima Ribu Rupiah). Tindakan tersebut melanggar pasal 50 dan/atau pasal 55 huruf (b) dan/atau pasal 55 huruf (c) Undang-undang 11 Nomor 1995 Tentang Cukai sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007. 

c) Penindakan Ke Tiga

20 Juli 2014 telah dilakukan penindakan terhadap Mobil pick up biru dengan Nomor Pol............. Penindakan tersebut dilakukan di Jalan Kedungrejo, Jabon, Sidoarjo. Dalam penindakan tersebut, Petugas Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Juanda berhasil mengamankan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) sebagai berikut : 10 (Sepuluh) Karton Hasil Tembakau Jenis SKM Merk “PREMIO” dengan rincian 9 Karton @ 6 Ball @ 20 Slop @ 10 Bungkus @ 16 Batang dan 1 Karton berisi 4 Ball @ 20 Bungkus @ 10 Bungkus @ 16 Batang (11.600 bungkus = 185.600 batang). Rokok tersebut diangkut serta dikemas dalam kemasan siap jual dengan dilekati pita cukai palsu dan atau polos. Dalam penindakan tersebut, diketahui bahwa atas rokok tersebut diproduksi dan diangkut oleh seseorang berinisial “BS”. Atas sarana pengangkut yang digunakan untuk mengangkut Barang Kena Cukai tersebut yang berupa mobil pick up biru dengan Nomor Polisi.............. dilakukan penegahan oleh Seksi P2. Terhadap rokok yang dilekati pita cukai palsu dan/atau polos tersebut diperkirakan nilai cukainya Rp.45.472.000,00 (Empat Puluh Lima Juta empat Ratus Tujuh Puluh Dua Ribu Rupiah). Atas kegiatan tersebut, tersangka melanggar pasal 50 dan/atau pasal 54 dan atau pasal 55 huruf (b) Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana yang telah diubah dalam Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007

d) Penindakan Ke Empat

05 Agustus 2014, Petugas Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Juanda berhasil menggagalkan upaya pemuatan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) atas barang yang rencana dikirim ke Kendari, Sulawesi Tenggara. Atas penegahan tersebut, didapatkan : 23 (Dua puluh tiga) karton @ 4 Ball @ 20 Slop @ 10 bungkus @ 16 batang (294.400 batang) BKC HT (Rokok) jenis SKM dengan Merk “SUPER Mild”. Rokok tersebut diangkut dalam kemasan siap jual yang diduga telah dilekati pita cukai palsu berupa Hasil Tembakau jenis SKM. Terhadap rokok yang dilekapi pita cukai palsu tersebut diperkirakan nilai cukainya Rp.72.128.000,00 (Tujuh Puluh Juta Seratus Dua Puluh Delapan Ribu Rupiah). Atas kegiatan tersebut, pemilik barang diduga melanggar 55 huruf (b) Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 Tentang Cukai sebagaimana yang telah diubah dalam Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007.