• A1.jpg
  • A2.png
  • A3.png
  • A4.png
  • A5.JPG
  • A6.png
  • A7.png

Pelayanan Perbendaharaan

IMPOR SEMENTARA

DEFINISI

  • Impor sementara adalah pemasukan barang impor kedalam daerah pabean yang benar-benar dimaksudkan untuk diekspor kembali dalam jangka waktu paling lama 3(tiga ) tahun.
  • Barang impor sementara adalah barang impor yang pemasukannya menggunakan mekanisme impor sementara
  • Diekspor kembali adalah pengeluaran barang impor sementara dari daerah pabean sesuai ketentuan kepabeanan yang berlaku.

Syarat-syarat Impor sementara

  • Tidak akan habis dipakai
  • Mudah dilakukan identifikasi
  • Dalam jangka waktu impor sementara tidak mengalamiperubahan bentuk secara hakiki kecuali aus karena penggunaan
  • Tujuan penggunaan barang tersebut jelas
  • Terdapat dokumen pendukung bahwa barang tersebut akan diekspor kembali.

Fasilitas yang diberikan

  • Pembebasan bea masuk
  • Keringanan bea masuk

Barang yang mendapatkan fasilitas pembebasan

  1. barang untuk keperluan pameran yang dipamerkan selain di tempat penyelenggaraan pameran berikat;
  2. barang untuk keperluan seminar atau kegiatan semacam itu;
  3. barang untuk keperluan peragaan atau demonstrasi;
  4. barang untuk keperluan tenaga ahli;
  5. barang untuk keperluan penelitian, pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan;
  6. barang untuk keperluan pertunjukan umum, olahraga, dan perlombaan;
  7. kemasan yang digunakan dalam rangka pengangkutan dan/atau pengemasan barang impor atau ekspor baik secara berulang-ulang maupun tidak;
  8. barang untuk keperluan contoh atau model;
  9. kapal pesiar perorangan (yacht) yang digunakan sendiri oleh wisatawan mancanegara;
  10. kendaraan atau sarana pengangkut yang digunakan sendiri oleh warga negara asing;
  11. kendaraan atau sarana pengangkut yang masuk melalui lintas batas dan penggunaannya tidak bersifat regular;
  12. barang untuk keperluan diperbaiki, direkondisi, diuji, dan dikalibrasi;
  13. binatang hidup untuk keperluan pertunjukan umum, olahraga, perlombaan, pelatihan, pejantan, dan penanggulangan gangguan keamanan;
  14. barang untuk keperluan penanggulangan bencana alam, kebakaran, kerusakan lingkungan, gangguan keamanan dan untuk tujuan kemanusiaan atau sosial;
  15. barang untuk keperluan kegiatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI);
  16. kapal yang diimpor oleh perusahaan pelayaran niaga nasionalatau perusahaan penangkapan ikan nasional;
  17. pesawat dan mesin pesawat yang diimpor oleh perusahaanpenerbangan nasional
  18. barang pribadi penumpang, barang pribadi awak sarana pengangkut, dan barang pribadi pelintas batas
  19. barang pendukung proyek pemerintah yang dibiayai denganpinjaman atau hibah dari luar negeri;
  20. sarana pengangkut yang tidak dipergunakan untuk pengangkutan dalam Daerah Pabean; dan/atau
  21. petikemas yang tidak digunakan untuk pengangkutan dalam Daerah Pabean.

Barang Impor Sementara yang diberikan keringanan bea masuk adalah Barang Impor Sementara selain yang diberikan pembebasan bea masuk

  1. mesin dan peralatan untuk kepentingan produksi atau pengerjaan proyek infrastruktur;
  2. barang yang digunakan untuk melakukan perbaikan; atau
  3. barang yang digunakan untuk melakukan pengetesan atau pengujian.

Importir wajib menyelesaikan kewajiban pabean terhadap barang impor sementara yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dengan cara menyerahkan jaminan kepada kepala kantor pabean sejumlah/lebih bea masuk dan pajak impor yang seharusnya dikenakan.sedangkan untuk barang yang mendapatkan fasilitas keringanan bea masuk importir wajib :

  1. Membayar BM sebesar 2% per bulan selama jangka waktu izin impor sementara dikalikan jumlah BM yg seharusnya dikenakan
  2. Membayar PPN atau PPN dan PPnBM
  3. Menyerahkan jaminan sebesar selisih antara BM yg seharusnya dibayar dengan yg telah dibayar ditambah dengan pph pasal 22

Permohonan ijin impor sementara paling sedikit dilampiri dengan:

  1. Dokumen pendukung yang menerangkan bahwa barang tersebut akan diekspor kembali
  2. Dokumen identitas pemohon seperti NPWP, SIUP, API/APIT dll
  3. Dokumen pendukung lainnya : invoice/proforma invoice, kontrak
  4. Rekomendasi dari instansi terkait apabila barang impor sementaradalam kondisi bukan baru dan/atau yang diatur tata niaga impornya.

 

anti korupsi

355164
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Minggu Lalu
Bulan Lalu
Total
47
198
1072
346880
5923
5283
355164

IP anda : 54.166.245.10
Tanggal : 26-05-2018