Berita

UNIVERSITAS DARUSSALAM GONTOR GOES TO CUSTOMS

 
Sidoarjo - Senin, (22/08/2022) Bea Cukai Juanda menerima kunjungan Studi Akademik Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Kegiatan dilaksanakan di aula kantor dengan mengangkat tajuk Campus Goest to Customs (CGC) dan dihadiri tiga puluh mahasiswa bersama dua dosen pendamping. Aries Permana, Kepala Subbagian Umum Bea Cukai Juanda mewakili Kepala Kantor menyambut dan membuka secara langsung CGC pagi ini. “Semoga acara hari ini menambah wawasan dibidang kepabeanan dan cukai untuk rekan-rekan UNIDA”, ucap Aries.
Tamu yang hadir merupakan mahasiswa semester lima Program Studi Manajemen. Seperti diketahui, manajemen merupakan program studi yang begitu dinamis dan berkembang pesat. Oleh karenanya dibutuhkan para profesional yang terlatih untuk terjun ke dunia manajerial, baik di sektor privat, publik, personalia, keuangan hingga bisnis. Tak hanya keilmuan dan wawasan manajerial, ketentuan seputar kepabeanan dan cukai pun perlu untuk mereka pahami sebagai bekal ilmu di dunia kerja, salah satunya bidang perdagangan internasional seperti ekspor impor.
Pemeriksa Bea Cukai Ahli Pertama, Chondro Yuwono yang didapuk menjadi narasumber CGC mengajak para mahasiswa untuk mengulik tugas dan fungsi Bea Cukai. Bea Cukai/Customs merupakan salah satu instansi yang tergabung dalam CIQ dan bertugas diberbagai tempat strategis dimana lalu lintas barang dan manusia antar negara terjadi. Pada sesi yang sama, Chondro menyampaikan ketentuan seputar impor. Dalam dunia usaha, impor yang sering dilakukan yakni melalui skema barang kiriman dan barang bawaan penumpang. Narasumber menekankan kepada para mahasiswa untuk memahami tatalaksana impor dan ketentuan barang yang terkena aturan larangan & pembatasan untuk diimpor.
Tak hanya memaparkan materi, Chondro juga mengajak para mahasiswa berdiskusi. Salah satu topik yang menarik adalah ekspor. “UNIDA memiliki program pembinaan UMKM di daerah, lantas apa peran Bea Cukai dalam hal ini?”, tanya Ely Windarti Dosen Prodi Manajemen UNIDA. Chondro menjelasakan bahwa Bea Cukai diberbagai daerah memiliki program asistensi kepada UMKM untuk melakukan ekspor sebagai bentuk pelaksanaan tugas industrial assistance sekaligus trade facilitator. Selain itu juga dibahas seputar modus penipuan, free trade area dan dan barang-barang ilegal.
CGC berjalan lancar dan penuh antusias peserta. Semoga mahasiswa bisa turut menjadi agen perubahan dan penyebar informasi seputar kepabeanan dan cukai kepada masyarakat luas.

ASISTENSI CEISA 4.0 LAYANAN EKSPOR

 
Sidoarjo - Usai penetapan mandatory pengimplementasian CEISA 4.0 Layanan Impor pada Desember 2020 lalu, kini giliran CEISA 4.0 Layanan Ekspor siap untuk diimplementasikan. Selasa (16/08/2022) Bea Cukai Juanda bekerjasama dengan Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai (Dir. IKC) serta Bea Cukai Ngurah Rai menggelar Asistensi Piloting CEISA 4.0 Layanan Ekspor kepada eksportir dan Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK). Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dan diikuti oleh perusahaan yang telah ditunjuk berdasarkan keputusan kepala kantor untuk melaksanakan uji coba terbatas terhadap CEISA 4.0 Layanan Ekspor.
Memulai kegiatan, Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Himawan Indarjono menyambut hangat para peserta. Berbagai upaya perbaikan dan penyempurnaan sistem terus dilakukan Bea Cukai untuk meningkatkan pelayanan sekaligus menyongsong era teknologi 4.0. “CEISA 4.0 ini dihadirkan Bea Cukai dalam rangka menjawab tantangan dinamika proses bisnis perdagangan internasional”. Bea Cukai Juanda dan Bea Cukai Ngurah Rai merupakan kantor pertama yang ditunjuk DJBC untuk mengimplementasikan terobosan sistem ekspor terbaru ini.
Perubahan adalah suatu keniscayaan, perkembangan modul ekspor menuju CEISA 4.0 merupakan sebuah tuntutan kemajuan zaman dan perkembangan teknologi yang harus dilakukan dan dihadapi bersama. Hal tersebut juga merupakan bagian transformasi menuju single core. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Seksi Manajemen Layanan dan Teknologi Informasi, Oky Singgih Nugroho hadir sebagai narasumber. Oky menyampaikan arahan implementasi piloting terbatas CEISA 4.0 “Agenda awal asistensi ini adalah untuk pelatihan & memastikan penggunaan CEISA 4.0 Layanan Ekspor dapat berjalan lancar”. Pada prinsipnya, single core system merupakan penyatuan beberapa sistem utama CEISA yang selama ini terpisah, simplifikasi, integrasi, personalisasi, serta penggunaan big data platform untuk memenuhi kebutuhan analisis.
Berikutnya, pelatihan dan pengarahan dilanjutkan oleh Tika Ainun, Tim Dir IKC. Beberapa informasi terkait teknis penggunaan sistem disampaikannya, seperti standar minimal device dan browser, serta fitur-fitur dalam pengajuan dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). Melalui pelatihan ini para peserta dipandu secara langsung untuk mengenal dan membuat dokumen PEB. Baik peserta maupun narasumber aktif saling berbagi informasi serta memberikan solusi, saran dan masukan atas pengimplementasian CEISA 4.0 Layanan Ekspor. Tak berhenti dalam acara hari ini, asistensi akan terus diberikan kepada para peserta secara daring melalui grup telegram. Nantinya, pada akhir bulan Augustus mendatang akan diselenggarakan bimbingan secara tatap muka oleh Tim IKC.
Semoga melalui upaya ini proses bisnis kepabeanan khususnya dibidang ekspor dapat semakin lancar, modern dan mempermudah seluruh operator ekonomi pelaku perdagangan internasional.

PENGAWASAN & ASISTENSI EKSPOR MULTIMODA OLEH BC JUANDA

 
Dorong Ekspor Produk Dalam Negeri
Sidoarjo - Kelancaran transportasi logistik adalah salah satu aspek penting yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Sabtu, 6 Agustus 2022 Bea Cukai Juanda melakukan pengawasan kegiatan pemuatan angkut lanjut kargo multimoda asal Surabaya tujuan Denpasar. Kegiatan ini sekaligus dimanfaatkan Bea Cukai Juanda untuk melakukan asistensi kegiatan ekspor atas berbagai komoditas lokal. Pemuatan barang angkut lanjut dilakukan di Gudang PT. JAS Terminal Kargo Bandara Juanda.
Bea Cukai Juanda berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan tugas industrial assistance dan trade facilitator melalui kerjasama dengan para stakeholders. Asistensi dan dukungan gencar dilakukan terhadap para pelaku usaha hingga berhasil melaksanakan ekspor komoditas unggulannya. Kali ini terdapat tiga perusahaan yang melakukan ekspor dengan dua Jenis komoditas, yakni pakaian dan sepatu. Perusahaan pertama yakni PT Eratex Djaja dengan produk celana panjang yang mencapai tonase seberat 1.104 Kg. Dua perusahaan selanjutnya adalah PT Ecco Indonesia dan PT Karyamitra Budisentosa dengan komoditi sepatu wanita berbahan kulit. Ekspor sepatu ini mencapai total tonase lebh dari 11 ton, dengan masing-masing perusahaan sebesar 646 kg dan 10.447 kg.
Dalam rangka melaksanakan tugas Bea Cukai Juanda melakukan pengawasan atas kegiatan pemuatan komoditas ekspor ke dalam sarana pengangkut berupa truk serta pengawasan atas pelekatan segel pengamanan. Usai dilakukan pelekatan segel, Bea Cukai Juanda menerbitkan berita acara pemuatan dengan nomor BAP-139/KBC.110302/2022 tanggal 06 Agustus 2022. Layanan ekspor transportasi multimoda ini merupakan upaya Bea Cukai untuk memudahkan para eksportir melaksanakan ekspor sehingga mendorong tumbuhnya angka ekspor Indonesia.
Semoga kehadiran Bea Cukai Juanda dengan layanan angkut lanjut multimoda dalam pelayanan dan pengawasan ekspor di lingkungan Bandara Internasional Juanda mampu memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha khususnya dibidang ekspor demi meningkatkan daya saing produk lokal di kancah global hingga meningkatkan perekonomian negara.

Jalan Raya Bandara Juanda KM. 3-4 Sidoarjo. Jawa Timur 61253. Indonesia

Link - link

The way you treat your job, is the way you treat your country.

”Lakukan pekerjaanmu dengan kebanggaan, loyalitas kerendahan hati dan ambisi untuk menjadi lebih baik lagi. Karena setiap prestasi yang kita raih, berarti meningkatkan harapan masyarakat untuk lebih maju lagi"

 - Sri Mulyani -