Previous Next

KELAS IMEI : KELUAR PAHAM KEMBALI TENANG

Wawasan Kepabeanan saat Orientasi Pra Pemberangkatan Surabaya, 23 Juni 2022, Bea Cukai Juanda secara rutin berikan wawasan dan pengetahuan terkait layanan kepabeanan di kelas OPP Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Prov Jatim. Tidak hanya menjelaskan materi Layanan Pendaftaran IMEI saja namun juga layanan umum lainnya seperti Barang Kiriman, dan Barang Bawaan Penumpang. Chondro Yuwono, Pejabat Fungsional Pemeriksa Bea Cukai Ahli Petama, kali ini berkesempatan menyampaikan materi kepabeanan saat Orientasi Pra Pemberangkatan. Narasumber menjelaskan barang kiriman dengan nilai pabean paling banyak FOB USD 3 diberikan pembebasan bea masuk dan dipungut PPN. Sementara barang dengan nilai lebih dari USD 3 hingga USD 1.500 akan dikenai bea masuk sebesar 7,5% dan PPN 11%. Sedangkan barang bawaan penumpang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 203/PMK.04/2017, bahwa setiap penumpang dari luar negeri yang memasuki Indonesia mendapatkan fasilitas pembebasan atas barang bawaan pribadi sebesar USD 500 per orang per kedatangan, atas kelebihannya akan dikenakan Bea Masuk berdasarkan tarif umum. Aturan ini juga memberi pembatasan pembawaan barang kena cukai, diantaranya minuman mengandung etil alkohol (MMEA) yang diatur maksimal 1 liter per orang, rokok maksimal 200 batang per orang dan cerutu maksimal 25 batang per orang. Terakhir disampaikan ketentuan mengenai pendaftaran IMEI mulai dari jangka waktu, berapa jumlah perangkat yang didaftarkan, hingga contoh perhitungan pajaknya. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan wawasan bagi para calon Pekerja Migran Indonesia agar ketika keluar negeri dan/atau kembali ke tanah air tidak menghadapi kesulitan nantinya.