CEISA 4.0 DAN PERAN PPJK RAPIMPLUS ALFI Jawa Timur 2021

 
Bea Cukai selalu siap sedia melaksanakan tugas dan fungsinya untuk berperan aktif mengelola keuangan negara. Bertempat di Kota Batu Jawa Timur, Sabtu 20 Februari 2021 Bea Cukai Juanda memberikan asistensi dan bimbingan kepabeanan terkait pengimplementasian CEISA 4.0.
Budi Harjanto Kepala Kantor Bea Cukai Juanda hadir sebagai narasumber dalam acara FGD RAPIMPLUS yang diselenggarakan DPW Prov. Jatim Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA). Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Kota Batu ini mengangkat tema FGD “Implementasi CEISA 4.0 Terhadap Eksistensi Usaha PPJK Serta Layanan Jasa Kepelabuhanan Terkait Lainnya”.
 
Pada kesempatan ini Budi Harjanto menyampaikan dua pokok bahasan yakni Peran Ahil Kepabeanan dalam Perekonomian Nasional serta Transformasi Menuju Single Core. Bahasan pertama memaparkan ide dan keputusan kementerian keuangan terkait pengintegrasian pembinaan dan pengawasan tiga profesi keuangan ke Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK). Ketiga profesi itu adalah Konsultan Pajak, Ahli Kepabeanan yang juga mewadahi PPJK,dan Pejabat Lelang Kelas II.
 
Pada bahasan kedua Budi Harjanto memaparkan transformasi sistem IT yang digunakan Bea Cukai dari masa ke masa. Dewasa ini, Perubahan adalah suatu keniscayaan, perkembangan CEISA menuju CEISA 4.0 merupakan sebuah tuntutan kemajuan zaman dan perkembangan teknologi yang harus dilakukan dan dihadapi bersama. Pada prinsipnya, single core system merupakan penyatuan beberapa sistem utama CEISA yang selama ini terpisah, simplifikasi, integrasi, personalisasi, serta menggunakan big data platform untuk memenuhi kebutuhan analisis. Asistensi yang dilakukan Bea Cukai Juanda ini juga merupakan perwujudan peningkatan kualitas layanan kepada stakeholder dalam rangka mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.
 
Turut hadir dan menjadi pembicara dalam FGD ini Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III, Putut Sri Muljanto, serta Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Tanjung Perak, Sulaiman. FGD berjalan lancar dan penuh perhatian dari para peserta. Sesi interaktif pun dibuka untuk menyerap aspirasi dan masukan para angora ALFI. Hengky Pratoko, ketua ALFI Jawa Timur yang memimpin jalannya FGD memberikan saran, masukan sekaligus apresiasi atas kinerja dan semangat Bea Cukai dalam menjalankan amanahnya. “Mari bersama kita wujudkan life in harmony” pungkas Hengky.