RISIKO TERMITIGASI : BC JUANDA OPTIMIS PENUHI TARGET KINERJA

Sidoarjo - Rabu pagi (27/1) Bea Cukai Juanda menyelenggarakan Rapat Penyusunan Piagam Manajemen Risiko (MR) Tahun 2021. Rapat diselenggarakan secara daring dan luring di lingkungan kantor dengan menerapkan protokol kesehatan. Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Budi Harjanto, selaku Pimpinan Unit Pemilik Risiko (UPR), menghadiri secara langsung rapat ini. Manajer Risiko, Koordinator Risiko beserta para stafnya pun andil dalam kegiatan.
Di dalam suatu organisasi tentu terdapat berbagai dinamika yang menyangkut beragam permasalahan. Baik faktor eksternal maupun internal, semuanya memiliki risiko/kemungkinan menimbulkan peristiwa yang berdampak terhadap pencapaian sasaran organisasi. Oleh karenanya, dibutuhkanlah suatu manajemen risiko. Manajemen risiko adalah proses sistematis dan terstruktur yang didukung budaya sadar risiko untuk mengelola risiko organisasi pada tingkat yang dapat diterima guna memberikan keyakinan yang memadai dalam pencapaian sasaran organisasi, yang bertujuan untuk meningkatkan kemungkinan pencapaian visi, misi, sasaran organisasi dan peningkatan kinerja; serta melindungi dan meningkatkan nilai tambah organisasi.
Mengawali rapat, Budi Harjanto memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh jajaran Bea Cukai Juanda agar dapat melaksanakan proses manajemen risiko, penyampaian dokumen tata kelola proses manajemen risiko (Piagam dan Dokumen Pendukung Manajemen Risiko,
serta Laporan Manajemen Risiko) sesuai ketentuan yang berlaku. Ketentuan pelaksanaan MR diatur dalam KMK No 577/KMK.01/2019 tentang Manajemen Risiko di Lingkungan Kementerian
Keuangan.
Semoga nantinya Bea Cukai Juanda dapat menerapkan kebijakan, prosedur, dan praktik
manajemen secara sistematis dengan berpedoman pada kebijakan manajemen risiko sehingga target kinerja dapat berhasil dipenuhi.