NGOPI ONLINE OBROLIN LAYANAN PELANGGAN

Sidoarjo - Selasa pagi (28/7/20), When my passion meets your needs “Tuku klanthing nang Mas Aldo, Mas Aldo pacare Ayu, Everything I do, I do it for you”, begitu sapaan Budi Harjanto, Kepala Kantor Bea Cukai Juanda saat mengawali perjumpaannya dalam Coffee Morning daring bersama pengguna jasa.

Dalam rangka meningkatkan sinergi organisasi serta menggali saran masukan untuk meningkatkan layanan kepada pengguna jasa, Bea Cukai Juanda rutin menyelenggarakan acara Coffee Morning bersama stakeholder. Hari ini merupakan kali kedua Bea Cukai Juanda ngobrol bareng sambil ngopi bersama pengguna jasa di tahun 2020. Terpaan pandemi tak lantas menyurutkan semangat. Meski tidak dapat duduk dalam satu ruangan seperti normalnya ngopi bareng, baik peseta maupun jajaran pejabat Bea Cukai Juanda tetap aktif berdiskusi, membuka pintu saran masukan seluas-luasnya serta berbagi pengalaman dalam menjalankan kegiatan ekspor impor. Kegiatan pun dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kualitas layanan benar-benar menjadi Concern Budi Harjanto dalam kegiatan ini. Komitmennya bulat untuk mendukung kegiatan perekonomian di wilayah Jawa Timur sebagai wilayah kerja pengawasan dan pelayanan Bea Cukai Juanda. Banyak perusahaan dengan berbagai jenis usaha perlu mendapat dukungan dan fasilitas perdagangan agar semakin maju. Dengan statusnya yang telah menyandang predikat kantor Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), pertanyaan apakah masih dijumpai gratifikasi untuk layanan Bea Cukai Juanda masih dilontarkan oleh Kepala Kantor, tentu hal ini bertujuan untuk memitigasi potensi adanya tindak korupsi dari pihak manapun.

Peserta Coffee Morning turut aktif dalam obrolan. Perwakilan dari PT Eratex Jaya dan PT Bentoel Internasional Investama misalnya, keduanya menyampaikan apresiasi dan kepuasannya atas layanan prima Bea Cukai Juanda dalam memfasilitasi perdagangan internasional. Dengan mengantongi sertifikat AEO, PT Eratex tetap mampu memutar roda perdagangannya meski ditengah kelesuan ekonomi dunia dan menurunnya kemampuan ekspor perusahaan.

Tak mau ketinggalan, PT Jatim Taman Steel turut angkat suara. Pemenuhan janji layanan pun tak luput dari perhatian peserta. Penanganan pengaduan masyarakat yang dijanjikan selesai 18 hari kerja dirasa terlalu lama. Menanggapi hal tersebut Bambang Sutarjo, Kepala Seksi Kepatuhan Internal, menyampaikan bahwa layanan tersebut perlu penanganan berjenjang dan direncanakan akan dikurangi menjadi 15 hari kerja.

Saran, masukan, kritik dan apresiasi merupakan kebutuhan dalam mencapai tujuan suatu organisasi. Elemen tersebut menjadi penyemangat sekaligus penyeimbang setiap sumber daya yang berkarya di dalamaya. Dengan terselenggaranya Coffee Morning semoga sinergi dan silaturahim antara Bea Cukai dengan stakeholder semakin erat sehingga dapat berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional.