MAU IMPOR TAPI SEMENTARA, EMANG BISA?

Masa New Normal telah membawa kita menuju perubahan dalam berbagai lini kehidupan, salah satunya adalah metode belajar. Kelas Bimbingan Kepabeanan merupakan salah satu wadah berkumpulnya Sobat BC Juanda dengan berbagai latar belakang profesi untuk bersama menimba ilmu dan berbagi pengalaman maupun pengetahuan. Kelas bimbingan yang semula rutin dilaksanakan secara tatap muka di aula kantor, kini telah beralih ke media digital berbasis online. Kamis (23/7/20) untuk kedua kalinya Bea Cukai Juanda menggelar Kelas Bimbingan Kepabeanan secara daring.

Dengan mengangkat tema Impor Sementara, Kelas Bimbingan Kepabeanan kali ini menghadirkan Kepala Seksi Perbendaharaan sebagai narasumber. F.X. Bambang Tjahjono mengawali perjumpaan virtualnya dengan sambutan hangat kepada Sobat BC Juanda. Memasuki pemaparan materi, sebagai permulaan peraturan diulasnya. Narasumber mengulas Undang-Undang Kepabeanan, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) hingga Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-02/BC/2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Impor Sementara yang hinga kini digunakan sebagai pedoman. Impor sementara adalah pemasukan barang impor ke dalam daerah pabean yang benar-benar dimaksudkan untuk diekspor kembali dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) tahun. Mekanisme ini memberikan fasilitas kepabeanan berupa pembebasan atau keringanan bea masuk.

Persyaratan impor sementara menjadi bagian yang ditekankan kepada peserta agar benar benar dipahami. Barang yang mendapat fasilitas ini haruslah barang yang tidak habis pakai, tidak mengalami perubahan bentuk secara hakiki, memiliki tujuan penggunaan yang jelas, saat diekspor kembali dapat diidentifikasi sebagai barang yang sama ketika diimpor serta memiliki dokumen pendukung bahwa barang impor akan diekspor kembali.

Usai pemaparan materi, dibuka sesi interaktif bersama peserta. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan baik melalui kolom pesan maupun berbincang langsung dengan narasumber.

Di tengah sesi ini, Budi Harjanto, Kepala Kantor Bea Cukai Juanda turut menyapa dan merespon pertanyaan peserta kelas bimbingan. Amandha, Subseksi Administrasi Penerimaan dan Jaminan turut aktif memberi jawaban teknis atas pertanyaan yang diajukan peserta.

Diharapkan melalui kegiatan penyuluhan ini pengetahuan dan kepatuhan Sobat BC Juanda semakin meningkat sehingga tugas Bea Cukai sebagai trade facilitator pun nyata berdampak positif kepada masyarakat, khususnya pelaku ekonomi dibidang ekspor impor.

#beacukaimakinbaik #juandaganas #generasiberintegritas #covid19 #pns #wbkwbbm