• A1.jpg
  • A2.png
  • A3.png
  • A4.png
  • A5.JPG
  • A6.png
  • A7.png

Berita

LAGI-LAGI !!! BEA CUKAI JUANDA BERHASIL GAGALKAN UPAYA PENYELUNDUPAN SABU DALAM SEMINGGU

Sidoarjo (03/04/18) - Berkat kejelian petugas Bea Cukai Juanda berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan narkoba. Penyelundupan pertama dilakukan oleh WNA asal Vietnam berinisial NTTH (25 Th). Pada tanggal 19 Maret 2018 sekitar pukul 20.30 WIB, pesawat Jetstar (3K 249) rute Singapore (SIN) – Surabaya (SUB) mendarat di Bandara Internasional Juanda. Petugas curiga terhadap koper milik penumpang berinisial NTTH. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, petugas menemukan Kristal putih yang diduga Sabu (Methamphetamine) seberat ± 1.175 gr (seribu seratus tujuh puluh lima gram) yang disembunyikan dengan cara disamarkan sebagai alas koper. NTTH menyatakan bahwa koper yang ia bawa merupakan pemberian dari temannya yang ia temui di Bangkok, Thailand, semalam sebelum keberangkatannya menuju Surabaya.

 

Tiga hari kemudian, pada tanggal 22 Maret 2018 sekitar pukul 11.00 WIB penumpang berinisial NV (29Th), Perempuan, WNI dengan pesawat Air Asia (XT-321) rute Kuala Lumpur (KUL) – Surabaya (SUB) mendarat di Bandara Internasional Juanda. Petugas mencurigai kardus berisi pakaian yang dibawa oleh NV yang dianggap tidak wajar. Petugas menemukan Kristal putih yang diduga Sabu (Methamphetamine) seberat ± 1.240 gr (seribu dua ratus empat puluh gram) yang diselipkan didalam rongga dinding kardus. Berdasarkan hasil uji Laboratorium Bea Cukai, BPIB Tipe B Surabaya terhadap Kristal putih tersebut menunjukkan hasil positif Sabu (Methamphetamine). Pelaku mengaku bahwa barang tersebut merupakan titipan dari temannya di Malaysia dan mengaku akan diberikan ganjaran uang apabila berhasil membawa barang tersebut ke Indonesia.

 

Penyelundupan Narkotika Golongan I ke Indonesia merupakan pelanggaran pidana yang sesuai Pasal 113 ayat 1 dan 2 diancam dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 10 milyar. Dalam hal barang bukti beratnya melebihi 5 gram pelaku di pidana dengan pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 (duapuluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp. 10 Milyar ditambah 1/3 (sepertiga).

 

  

 

 

anti korupsi

355170
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Minggu Lalu
Bulan Lalu
Total
53
198
1078
346880
5929
5283
355170

IP anda : 54.166.245.10
Tanggal : 26-05-2018