Berita

NGULIK TUGAS & FUNGSI BEA CUKAI: CGC STP-Satya Widya Surabaya

Sidoarjo - Selasa, (28/12/2021) Bea Cukai Juanda menerima kunjungan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Satya Widya Surabaya. Kegiatan dilaksanakan secara luring di aula kantor dengan mengangkat tajuk Campus Goes to Customs (CGC). Himawan Indarjono, Kepala Kantor Bea Cukai Juanda membuka secara langsung CGC pagi ini.
 
Tamu yang hadir merupakan mahasiswa Program Diploma III Bina Wisata Pariwisata. Seperti diketahui bahwa Pariwisata merupakan bidang usaha yang berkembang dengan sangat cepat dan dinamis sehingga membutuhkan para profesional yang terlatih. Tak hanya keilmuan dan wawasan destinasi wisata, ketentuan seputar kepabeanan dan cukai pun perlu untuk mereka pahami sebagai bekal ilmu didunia karja, salah satunya bidang travel internasional.
 
Chondro Yuwono, Pemeriksa Bea Cukai Ahli Pertama yang didapuk menjadi narasumber mengajak para mahasiswa untuk mengulik tugas dan fungsi Customs/Bea Cukai. Customs merupakan salah satu instansi yang tergabung dalam CIQ dan bertugas diberbagai tempat strategis dimana lalu-lintas barang dan manusia antar negara terjadi. Pada sesi yang sama, Chondro juga menyampaikan ketentuan seputar impor. Dalam dunia usaha dan travel, impor yang sering dilakukan yakni melalui skema barang kiriman dan barang bawaan penumpang. Narasumber menekankan kepada para mahasiswa untuk memahami tatalaksana impor dan ketentuan barang yang terkena aturan larangan & pembatasan untuk diimpor.
 
CGC berjalan lancar dan penuh antusias peserta. Diakhir sesi para peserta diajak untuk barmain kuis seputar materi yang telah didiskusikan bersama. Supomo, selaku Dosen Pembimbing Mahasiswa menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Juanda, “Terimakasih atas respon baik Bea Cukai Juanda terhadap penawaran kerjasama kami, semoga mahasiswa kami bisa turut menjadi agen perubahan dan penyebar informasi seputar kepabeanan dan cukai kepada masyarakat umum”.
 

PEMUSNAHAN NARKOBA & MIRAS: Wujudkan Bangsa Sehat & Maju

 
Surabaya - Memasuki penghujung tahun 2021 Ditresnarkoba melaksanakan pemusnahan barang bukti narkoba dan miras hasil ungkap kasus kegiatan rutin Ditresnarkoba dan Satresnarkoba Jajaran Polda Jatim. Bea Cukai Juanda dan jajaran aparat penegak hukum di wlayah Jawa Timur turut hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan di halaman Mapolda Jatim ini.
 
Selama Januari - November 2021, Ditresnarkoba Polda Jatim bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim berhasil menindak puluhan kilogram narkotika dan ratusan botol berisi minuman keras. Tak ketinggalan, Bea Cukai Juanda juga turut menyerahkan barang hasil penindakan berupa narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP) asal bawaan penumpang internasional dan barang kiriman kepada Polda Jatim. Semua barang terlarang tersebut dimusnahkan di Mapolda Jatim pada Kamis siang (23/12/2021).
 
 
Adapun rincian barang bukti yang dimusnahkan antara lain, sabu-sabu sebanyak 31,4 kilogram, ganja sebanyak 18,085 kilogram, ekstasi 1,750 butir, Double L 118.000 butir, tembakau sintetis 65 gram dan 7,320 botol berbagai jenis Miras. Barang haram tersebut disita dari puluhan tersangka.Proses pemusnahan narkoba dilakukan dengan dibakar menggunakam incenerator milik BNNP Jatim. Sedangkan miras botolan dimusnahkan dengan dihancurkan menggunakan buldozer.
 
Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan, kegiatan pemusnahan ini merupakan bentuk realisasi komitmen Polri dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba dan miras yang merupakan ganguan aktifitas di Jawa Timur. Keberhasilan pengungkapan kasus ini tak lepas dari peran elemen masyarakat. "Hampir 60 persen pengungkapan bermula dari informasi masyarakat di lapangan," ujarnya Wakapolda saat giat pemusnahan. Ia pun mengajak masyarakat untuk aktif membantu mengungkap dan memerangi peredaran narkoba di Indonesia, khususnya di Jatim.
 
Kegiatan dihadiri sejumlah aparat penegak hukum, instansi pemerintah, LSM, serta tokoh masyarakat dan keagamaan. Diharapkan dengan adanya penertiban atas barang-barang terlarang, rakyat Indonesia menjadi bangsa yang sehat dan maju.

SATU PADU BANGUN BUDAYA ANTI KORUPSI: Peringatan HAKORDIA 2021

 
Surabaya - Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) selalu diperingati bangsa Indonesia setiap tahunnya. Tahun ini bangsa Indonesia melalui pidato presiden sepakat bahwa korupsi merupakan extraordinary crime yang harus ditumpas habis. Senin, (13/12/2021) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menggelar Talkshow peringatan HAKORDIA tahun 2021 dengan tajuk Satu Padu Bangun Budaya Anti Korupsi. Kegiatan digelar secara hybrid di aula Bea Cukai Tanjung Perak dan dihadiri beberapa tokoh nasional, diantaranya adalah Wakil Ketua KPK, Direktur Jenderal Bea dan Cukai beserta jajarannya, Ketua ALFI Jawa Timur, Ketua KAD Jawa Timur serta jajaran pejabat dan pegawai dilingkungan Kanwil Bea Cukai Jatim I.
 
 
Mengawali kegiatan, Askolani, Dirjen Bea dan Cukai menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan talkshow ini. Dalam sambutannya Askolani menyampaikan bahwa pada tahun 2021 DJBC telah melaunching lanjutan reformasi Bea Cukai dengan empat pilar strategi, yakni menegakkan integritas, SDM dan organisasi, memberikan pelayanan dan pemeriksaan yang lebih baik kepada semua stakeholder, penguatan pencegahan dan penindakan barang-barang ilegal, serta meningkatkan penerimaan dari Bea dan Cukai untuk membantu APBN demi mendukung pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi.
 
Keseruan acara semakin memuncak saat Talkshow Anti Korupsi dimulai. Pada kesempatan ini Nurul Ghufron, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi hadir secara langsung. Tak hanya sendiri, turut hadir pula Hengki Pratoko, Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jatim dan Reswanda, Ketua Komite Advokasi Daerah Anti Korupsi (KAD) Jatim. Nurul Ghufron menyampaikan, “Untuk mewujudkan budaya anti korupsi, kita perlu menerapkan tata nilai, tata kelola, dan tata sejahtera”.
 
 
Bea Cukai Juanda turut berkontribusi aktif atas terselenggaranya kegiatan. Pada peringatan HAKORDIA 2021 ini pula, Bea Cukai Juanda berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Pegawai Teladan DJBC atas inisiasi vendor management system untuk pengadaan yang berintegritas serta juara tiga film pendek anti korupsi.
Mari bersatu padu membangun budaya anti korupsi demi Bea Cukai makin baik dan Indonesia maju.

Jalan Raya Bandara Juanda KM. 3-4 Sidoarjo. Jawa Timur 61253. Indonesia

Link - link

The way you treat your job, is the way you treat your country.

”Lakukan pekerjaanmu dengan kebanggaan, loyalitas kerendahan hati dan ambisi untuk menjadi lebih baik lagi. Karena setiap prestasi yang kita raih, berarti meningkatkan harapan masyarakat untuk lebih maju lagi"

 - Sri Mulyani -